Pelopor karya sastra berbahasa Inggris di Afrika
Karya-karya sastra, baik fiksi maupu nonfiksi, berbahasa Inggris pertama yang ditulis oleh para sastrawan Afrika berkembang sejak dekade 1950an, khususnya di Afrika Barat setelah berakhirnya era kolonial. Para penulis pada waktu itu menitikberatkan tema atau pembahasan mengenai penafsiran kembal sejarah bangsa Afrika dari sudut pandang tempatan (indigenous point of view) guna mengingatkan kembali akan identitas masa lalu benua tersebut. Novel " Things Fall Apart " (1958) karya Chinua Achebe menceriterakan tentang disintegrasi sebuah masyarakat pedesaan sebagai akibat dari masuknya budaya Barat. Karya selanjutnya yang memuat tema serupa adalah " The Palm-Wine Drunkard " (1952) karya Amos Tutuola. Setelah bangsa-bangsa Afrika beranjak melepaskan diri dari belenggu penjajahan bangsa Eropa, penekanan kesusastraaan di Afrika Barat mengalami perubahan dari keterbelengguan pada masa lalu menuju sebuah konfrontasi dengan masa kini. Wole Soyinka (penulis " The Swamp D...