Awal perkembangan motor Vespa

Keberadaan sepeda motor Vespa, yang dikenal sebagai scooter (orang Indonesia menyebutnya "sekuter") dapat ditelusuri sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua. Vespa boleh kita sebut sebagai salah satu trademark kendaraan bermotor Italia. Sekuter Vespa sangat populer bagi masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Ialah pasca Perang Dunia II, yakni pada tahun 1946, ketika Vespa untuk pertama kali diperkenalkan ke khalayak ramai di sebuah Klub Golf di kota Roma. Vespa tetap bertahan hingga memasuki usia produksinya yang ke-70. Berikut ini adalah rangkuman perjalanan penting secara kronologis dari keberadaan sekuter Vespa.

1946. Vespa memperkenalkan model Vespa 98 pada bulan April di sebuah klub golf di kota Roma, Italia.

1947. Model kedua, Vespa 98 Corsa Circuito, diproduksi dengan kemampuan bersaing di dalam perlombaan balap motor. Penggagasnya, Enrico Piaggio, termotivasi untuk membuat kendaraan yang agresif. Tahun ini ditandai pula dengan penjualan 16.500 unit Vespa 98 II Serie sebagai penyempurnaan dari model sebelumnya, baik dalam hal estetika maupun spesifikasi teknis.

1949. Vespa mengawali rancangan chassis dari bahan aluminium alloy yang biasa dipergunakan untuk pesawat terbang. Model ini diberi nama Vespa 125 Corsa "Alloy Frame". Piaggio memasarkan Vespa 125 cc ke luar negeri, terutama Swiss. Selain itu, Vespa Circuito 125 aktif di dalam lomba balap dengan tujuan utama untuk memperluas jaringan periklanan. 

1950. Piaggio memperkuat citra sporty pada produknya dengan mengubah fokus, yakni membuat rekor. Pada tanggal 7 April Vespa memecahkan rekor dunia perlombaan 100, 500, dan 1000 mile bertempat di Sirkuit Monthlery, Prancis. 

1951. Melalui model Silurio (Torpedo), Vespa memecahkan rekor kecepatan pada tanggal 9 Februari. Model rancangan Corradino D'Ascanio tersebut membuat catatan melaju dalam waktu 21,4 detik saat menempuh jarak 1 kilometer dengan kecepatan rata-rata 171,1 kilometer/jam. Lebih lanjut, Vespa 125 diproduksi ulang dengan teknologi dan estetika yang lebih sempurna. Vespa 125 keluaran baru tersebut ikut "membintangi" film Roman Holiday. Pada tahun ini Piaggio juga memperkenalkan model Vespa 125 "Six Days". Vespa 125 U dipasarkan sebanyak 7.000 unit dan menjadi salah satu model yang saat ini diburu oleh para kolektor.

1955. Hasil rintisan periode 1948-1949 direalisasikan pada tahun ini ke dalam bentuk Vespa 150 Sidecar. Kendaraan tersebut memiliki kemampuan menempuh jarak yang jauh. Inovasi sidecar (tempat duduk penumpang pada sisi kendaraan) disusul dengan model selanjutnya, yakni Vespa 150 GS. Model ini menjadi tonggak sejarah keberadaan Vespa karena diakui sebagai sekuter yang paling indah yang pernah diproduksi. 

1956. Satu dasawarsa setelah model pertama diperkenalkan, pabrik Pontedera mengukir sejarah dengan memasarkan kendaraan hingga angka 1 juta unit. Vespa 150 kemudian dipasarkan ke dalam tiga versi, yakni 125 cc, 150 cc, dan 150 cc GS. Kementerian Pertahanan Prancis, atas lisensi dari Piaggio France (ACMA), berkeinginan melakukan pengembangan kendaraan militer. Vespa France menanggapi hal tersebut dengan memproduksi Vespa 150 TAP. 

1957. Tahun ini ditandai dengan munculnya model Vespa 400. Untuk pertama kalinya perusahaan memproduksi kendaraan beroda empat dengan mesin berada di bagian belakang. Vespa 400 diproduksi sebanyak 30.000 unit. 

1958. Merupakan awal dari era mesin 125 cc dengan munculnya model Vespa 125 (VNA2) yang menggunakan bodi terbuat dari dua lembar baja yang disambungkan menjadi satu (sekaligus berfungsi sebagai rangka). 

1959. Vespa memperkenalkan seri Vespa 150 GS (Grand Sport) VS5 yang merupakan adaptasi dari VS1 yang diproduksi pada tahun 1951. Model ini memegang rekor jumlah produksi (80.000 unit).

Referensi: Vespa | vespa.com

Popular posts from this blog

Bagaimana masyarakat Indonesia mengenal sepeda motor

Olimpiade yang dibatalkan

Pergerakan teknokrasi dalam arena politik Jepang