Hua Mulan
Hua Mulan adalah salah seorang perempuan yang dianggap paling legendaris bagi bangsa Cina. Riwayatnya diabadikan ke dalam sebuah puisi berjudul "mu lan ci yi ming", yang dalam bahasa Indonesianya disebut "Balada Mulan" atau "Ode untuk Mulan". Penulisnya belum diketahui hingga kini, maka dari itu puisi tersebut berlabel "anonim".
Temuan arkeologis memang belum didapatkan untuk membuktikan bahwa ia adalah orang yang benar-benar pernah ada, namun riwayat mengenai tindakan-tindakannya yang heroik diceriterakan di dalam naskah-naskah kuno. Bahkan, Balada Mulan diajarkan pula dalam pendidikan formal di sekolah.
Di dalam bahasa Cina "hua" berarti "bunga", sedangkan "mulan" berarti "magnolia". Bunga magnolia menjadi salah satu lambang penting bagi bangsa Cina pada masa lalu. Akan tetapi, terdapat informasi yang berbeda tentang asal-muasal Mulan; dikatakan bahwa garis keluarga tokoh legenda tersebut tidak jelas. Di dalam naskah History of the Ming, nama keluarga Mulan adalah Zhu, sedangkan menurut History of the Qing, Mulan memiliki nama keluarga Wei. Satu-satunya informasi yang dapat dipercaya ialah bahwa riwayat Mulan berhubungan dengan sejarah Cina dari abad ke-4 hingga abad ke-5 Masehi.
Sumber awal dari riwayat Mulan berasal dari sebuah lagu rakyat pada masa Dinasti Wei Utara (386-557 M). Transkripsi pertama yang diketahui tentang Balada Mulan berasal dari abad ke-6. Namun sayangnya, karya aslinya tidak lagi ditemukan dan naskah dari puisi yang masih tersisa berasal dari karya lain, yakni Music Bureau Collection. Karya tersebut berupa antologi syair, lagu, dan puisi yang disusun oleh Guo Maoqian antara abad ke-11 dan abad ke-12. Secara terang-terangan Guo menyatakan bahwa "Musical Records of Old and New" menjadi sumber puisi yang dibuatnya mengenai Mulan.
Sumber keberadaan Mulan lebih lanjut berasal dari riwayat pada masa Dinasti Ming akhir. Pada tahun 1593, seorang dramawan bernama Xu Wei membuat sebuah drama legenda "The Female Mulan" atau "The Heroine Mulan Goes to War in Her Father's Place". Drama ini terdiri atas dua babak. Versi-versi terkini mengenai Mulan terdapat di dalam Sui-Tang Romance, sebuah novel sejarah karya Chu Renhuo yang disusun pada abad ke-17.
Sinopsis Balada Mulan
Balada Mulan terdiri atas 31 couplet dan sebagian besar tersusun ke dalam frase lima karakter. Legenda Mulan telah ditulis dalam berbagai variasi, namun alur ceritanya tetaplah sama: Mulan tengah mencuci pakaian pada saat ia mendengar bahwa tentara sedang melakukan perekrutan tentara barru. Guna membantu ayahnya, Huan Hu, yang telah berusia tua, ia memutuskan untuk mendaftar sebagai pengganti sang ayah.
Mulan menyamar sebagai laki-laki dan mengaku sebagai anak laki-laki dari Huan Hu.
Ceritera berlanjut dengan keberangkatan Mulan ke medan pertempuran dengan membawa senjata yang diwariskan oleh nenek moyang keluarganya. Ia bertempur selama 10-12 tahun dan memperoleh penghargaan tinggi, namun menolak untuk menerimanya dan memilih untuk pulang ke kampung halaman. Selama berlangsungnya pemerangan, Mulan bertemu seorang pejabat bernama Jin Yong dan menjalin asmara dengannya.
Selama menjalani karir militernya Mulan mencapai pangkat jenderal. Pada saat Jin Yong mengetahui bahwa Mulan adalah seorang perempuan, ia menjadi semakin dekat. Dalam banyak versi ceritera, baik Mulan maupun Jin Yong mengimpikan sebuah pernikahan. Lambat laun, ternyata terdapat sejumlah pasukan lain yang mengetahui jatidiri Mulan.
Suatu hari, pada saat menghadapi pertempuran yang sengit, Mulan memutuskan untuk bertempur dengan mengenakan pakaian perempuan sehingga semua orang mengetahui identitas aslinya. Mereka merasa terkesan dan memberikan pujian. Para pasukan tergerak dan terinsipirasi oleh keberanian, keagungan, dan kebijaksanaan yang ditunjukkan oleh Mulan. Bekal semangat tersebut membawa pasukannya untuk memenangkan pertempuran.
Prestasi yang gemilang di dalam pertempuran tidak memberikan akhir yang bahagia bagi Mulan. Meninggalnya ayah tercinta membuat Mulan kehilangan cinta terbesar di dalam hidupnya. Ia mulai dihantui oleh pengalaman-pengalaman di medan pertempuran. Mulan merasa kesepian dan akhirnya, demikian penuturan cerita legenda tersebut, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Referensi:
The Ballad of Hua Mulan: The Legendary Warrior Woman Who Brought Hope to China. (2016). Ancient Origins. Diakses 8 Desember 2017, dari http://www.ancient-origins.net/history-famous-people/ballad-hua-mulan-legendary-warrior-woman-who-brought-hope-china-005084