Pembagian masyarakat Apache
Sejarah nenek moyang bangsa Apache berawal dari orang-orang Asia yang bermigrasi ke Amerika Utara pada sekitar tahun 1000 Sebelum Masehi. Sebagian besar kelompok migran tersebut berasal dari bangsa Athapaskan. Pada tahun 1300 mereka kemudian dikenal sebagai bangsa Athapaskan Selatan, yang terdiri atas kelompok orang Apache dan Navajo. Orang Apache memisahkan diri dari Athapaskan dan berpindah menuju ke selatan, hingga mencapai Amerika Barat Daya pada sekitar tahun 1400. Semenjak itu, Apache secara permanen memisahkan diri dari pengaruh Athapaskan.
Pada umumnya bangsa Apache menduduki wilayah-wilayah pegunungan yang mengelilingi lembah yang dikuasai oleh bangsa Pueblo. Proses ini berhenti pada tahun 1600an dan 1700an manakala mereka terdesak oleh bangsa Comanche. Apache kemudian berpindah ke daerah yang lebih jauh ke selatan dan barat. Sebelum menjalin hubungan dengan bangsa Spanyol, orang-orang Apache hidup di dalam suasana yang damai dan menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan bertani.
Apache ternyata memiliki cabang masyarakat yang beragam. Mereka membentuk kelompok masyarakat sendiri-sendiri, antara lain menjadi Chiricahua, Jiracilla, Mescalero, dan Apache Barat.
Chiricahua Apache
Chiricahua diambil dari nama benteng di Pegunungan Chiricahua, daerah selatan Arizona. Bangsa Apache tiba di daerah barat daya (sekarang Kanada), pada sekitar tahun 1400. Pada awal 1600an, Chiricahua telah mencapai daerah New Mexico barat daya, Arizona timur laut, dan Meksiko utara. Pada akhir abad ke-20 masyarakat mereka menyebar hingga Mescalero Apache Reseration di New Mexico barat daya dan Fort Sill, Oklahoma. Jumlah penduduk Chiricahua menurut perkiraan abad ke-17 adalah 3.000 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Utara.
Jicarilla Apache
Jicarilla diambil dari istilah bahasa Spanyol yang berarti "keranjang kecil," atau "keranjang cokelat". Kelompok masyarakat ini tiba di daerah barat daya (sekarang Kanada) pada sekitar tahun 1400. Hingga awal dekade 1600an, mereka telah mencapai Chama Valley (sekarang New Mexico) hingga ke timur menuju Oklahoma barat. Jicarilla Reservation terletak di New Mexico barat laut, di sebelah barat Chama Valley. Pada awal abad ke-17, jumlah penduduk Jicarilla mencapai sekitar 800 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Mescalero Apache
Mescalero berasal dari kata "mescal", sebuah jenis makanan yang terbuat dari agave atau century plant yang menjadi makanan pokok masyarakat tersebut. Secara tradisi orang Mescalero menduduki daerah timur Rio Grande hingga Pecos dan di Texas bagian barat. Mescalero Reservation terletak di New Mexico tenggara, berbatasan dengan Alamogordo bagian timur laut. Sebelum berhubungan dengan bangsa lain, jumlah penduduk Mescalero diperkirakan mencapai 3.000 orang. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Apache Barat
Orang Apache Barat merupakan sebutan kelompok masyarakat Apache yang tinggal di Arizona. Setelah tahun 1850 kelompok masyarakat tersebut tinggal di San Carlos, White Mountain, Tonto, dan Cibeque. Jumlah penduduk pada sekitar tahun 1500 adalah 5000 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Referensi:
Pritzker, Barry M. A. 2000. Native American Encyclopedia: History, Culture, and Peoples. New York, United States: Oxford University Press, Inc. pp. 9-23.
Pada umumnya bangsa Apache menduduki wilayah-wilayah pegunungan yang mengelilingi lembah yang dikuasai oleh bangsa Pueblo. Proses ini berhenti pada tahun 1600an dan 1700an manakala mereka terdesak oleh bangsa Comanche. Apache kemudian berpindah ke daerah yang lebih jauh ke selatan dan barat. Sebelum menjalin hubungan dengan bangsa Spanyol, orang-orang Apache hidup di dalam suasana yang damai dan menjalani kehidupan sehari-hari mereka dengan bertani.
Apache ternyata memiliki cabang masyarakat yang beragam. Mereka membentuk kelompok masyarakat sendiri-sendiri, antara lain menjadi Chiricahua, Jiracilla, Mescalero, dan Apache Barat.
Chiricahua Apache
Chiricahua diambil dari nama benteng di Pegunungan Chiricahua, daerah selatan Arizona. Bangsa Apache tiba di daerah barat daya (sekarang Kanada), pada sekitar tahun 1400. Pada awal 1600an, Chiricahua telah mencapai daerah New Mexico barat daya, Arizona timur laut, dan Meksiko utara. Pada akhir abad ke-20 masyarakat mereka menyebar hingga Mescalero Apache Reseration di New Mexico barat daya dan Fort Sill, Oklahoma. Jumlah penduduk Chiricahua menurut perkiraan abad ke-17 adalah 3.000 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Utara.
Jicarilla Apache
Jicarilla diambil dari istilah bahasa Spanyol yang berarti "keranjang kecil," atau "keranjang cokelat". Kelompok masyarakat ini tiba di daerah barat daya (sekarang Kanada) pada sekitar tahun 1400. Hingga awal dekade 1600an, mereka telah mencapai Chama Valley (sekarang New Mexico) hingga ke timur menuju Oklahoma barat. Jicarilla Reservation terletak di New Mexico barat laut, di sebelah barat Chama Valley. Pada awal abad ke-17, jumlah penduduk Jicarilla mencapai sekitar 800 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Mescalero Apache
Mescalero berasal dari kata "mescal", sebuah jenis makanan yang terbuat dari agave atau century plant yang menjadi makanan pokok masyarakat tersebut. Secara tradisi orang Mescalero menduduki daerah timur Rio Grande hingga Pecos dan di Texas bagian barat. Mescalero Reservation terletak di New Mexico tenggara, berbatasan dengan Alamogordo bagian timur laut. Sebelum berhubungan dengan bangsa lain, jumlah penduduk Mescalero diperkirakan mencapai 3.000 orang. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Apache Barat
Orang Apache Barat merupakan sebutan kelompok masyarakat Apache yang tinggal di Arizona. Setelah tahun 1850 kelompok masyarakat tersebut tinggal di San Carlos, White Mountain, Tonto, dan Cibeque. Jumlah penduduk pada sekitar tahun 1500 adalah 5000 jiwa. Mereka berkomunikasi dengan bahasa Athapaskan Selatan.
Referensi:
Pritzker, Barry M. A. 2000. Native American Encyclopedia: History, Culture, and Peoples. New York, United States: Oxford University Press, Inc. pp. 9-23.