Teotihuacan, peradaban besar di basin Meksiko
Teotihuacan merupakan kota penting di basin Meksiko pada awal abad ke-1 Masehi. Kota ini mulai ada sejak tahun 100 Sebelum Masehi dan menjadi peradaban besar pertama yang terdapat di Meksiko tengah. Nama "Teotihuacan" mengandung arti "Tempat bagi siapapun yang memiliki jalan para dewa". Monumen-monumen besar dibangun pada abad ke-1 di dalam bentuk piramida. Piramida-piramida Teotihuacan merupakan yang terbesar di kawasan Amerika. Di lokasi tersebut para pemimpin masarakat mengadakan pengamatan astronomi dan menyusun kalender yang lebih akurat dibandingkan kalender Paus Gregorius. Kuil Matahari (Temple of the Sun) dan Kuil Rembulan (Temple of the Moon) dibangun di sebuah sumbu pusat yang orang setempat sebut sebagai Jalan Kematian (Avenue of the Death). Daerah kekuasaan Teotihuacan meliputi Lembah Meksiko yang memiliki luas sama dengan Sicilia. Namun, berbeda dari Romawi, para pemimpin Teotihuacan tidak memiliki sistem politik dan birokrasi pemerintahan untuk menguasai wilayah asing secara fisik. Meskipun, mereka memiliki peraturan di dalam bidang perdagangan.
Memasuki akhir abad ke-1, jumlah penduduk Teotihuacan mencapai sekitar 50.000. Mereka tinggal di rumah satu lantai yang dibangun oleh pemerintah. dan pengaruh peradaban masyarakatnya terus menyebar dengan adanya migrasi ke desa-desa tapal batas kota tersebut.
Teotihuacan memperluas wilayahnya dengan mengadakan invasi terhadap Guatemala dan sejumlah kota yang dihuni oleh bangsa Maya. Pengaruh Teotihuacan dilandasi oleh agama dan perdagangan yang meluas ke selatan hingga Honduras dan ke utara hingga Lembah Sungai Mississippi. Mereka berdagang alat-alat yang terbuat dari obsidian (bahan kaca vulkanik yang sangat keras yang dapat dibentuk menjadi pisau atau alat-alat lain dengan ujung tajam), pisau, pakaian dari katun, keramik, dan paraphernalia ritual lainnya yang dipergunakan untuk keperluan upacara-upacara keagamaan.
Referensi:
Nies, Judith. 1996. Native American History: A chronological of the vast achievements of a culture and their links to world events. New York, United States: Ballantine Book.